Добавлять перевод могут только зарегистрированные пользователи.
Tadinya
kupunya
hobi
main
tenis
meja
I
used
to
have
a
hobby
of
playing
table
tennis
Sampai
pada
suatu
waktu
aku
cedera
Until
one
time
I
got
injured
Lawanku
jago
luar
biasa
My
opponent
was
incredibly
skilled
Aku
tes
bola
tinggi,
langsung
saja
dia
smash
I
tested
a
high
ball,
and
he
smashed
it
right
away
Bolanya
masuk
ke
mulut
The
ball
went
into
my
mouth
Nyangkut
di
jakunku
Stuck
in
my
collar
Bulu
tangkis
(bulu,
bulu,
bulu
tangkis)
Badminton
(feather,
feather,
badminton)
Bulu
tangkis
(tangkis,
tangkis,
tangkis
bulu)
Badminton
(shuttlecock,
shuttlecock,
badminton)
Lalu
aku
pindah
cabang,
main
bulu
tangkis
(oh
ya,
masa?)
Then
I
switched
to
badminton
(oh
really?)
Sampai
pada
suatu
waktu
aku
cedera
(oh
ya,
masa?)
Until
one
time
I
got
injured
(oh
really?)
Lawanku
ceroboh
luar
biasa
(uh-la-la-la)
My
opponent
was
clumsy
beyond
belief
(uh-la-la-la)
Aku
tes
bola
tinggi,
langsung
saja
dia
smash
(uh-la-la-la)
I
tested
a
high
ball,
and
he
smashed
it
right
away
(uh-la-la-la)
Raketnya
lepas
(uh-uh-uh)
His
racket
flew
off
(uh-uh-uh)
Melayang
ke
jidatku
(aduh,
benjol!)
Flying
into
my
forehead
(ouch,
a
bump!)
Saudara-Saudara,
nampak
sebuah
smash
telah
dilakukan
Ladies
and
gentlemen,
a
smash
has
been
made
Oleh
salah
seorang
pemain
By
one
of
the
players
Sekarang
kita
dengarkan
pendapat
dari
komentator
kita
Now
let's
hear
the
opinion
of
our
commentator
Bagaimana,
Mbak
Rin?
What
do
you
think,
Mbak
Rin?
Seandainya
dia
tidak
mengembalikan
bola
tanggung
If
he
hadn't
returned
the
easy
ball
Tentunya
lawan
tidak
akan
menyemash
keras
His
opponent
wouldn't
have
smashed
so
hard
Sekaligus
dengan
raketnya
Along
with
his
racket
Baiklah,
Saudara-Saudara,
kita
kembali
ke
lapangan
Alright,
ladies
and
gentlemen,
back
to
the
court
Dan
apa
yang
terjadi?
Ternyata
salah
seorang
pemain
yang
benjol
tadi
And
what
happened?
It
turns
out
the
player
who
got
bumped
Malah
mengambil
papan
catur,
Saudara-Saudara
Actually
took
out
a
chessboard,
ladies
and
gentlemen
Dan
menantang
lawannya
bermain
catur!
And
challenged
his
opponent
to
a
game
of
chess!
Kupikir
bermain
catur
yang
paling
aman
I
thought
playing
chess
was
the
safest
(Cup-cup-cup-cup-cup,
cu-ru-rup)
(Cup-cup-cup-cup-cup,
cu-ru-rup)
Sampai
pada
suatu
waktu
aku
cedera
Until
one
time
I
got
injured
Aduh,
terus-terusan
nih
(cup-cup-cup-cup-cup,
cu-ru-rup)
Ugh,
this
keeps
happening
(cup-cup-cup-cup-cup,
cu-ru-rup)
Lawanku
jago
luar
biasa
(uh-la-la-la)
My
opponent
was
incredibly
skilled
(uh-la-la-la)
Akhirnya
aku
dapat
kesempatan
(uh-la-la-la)
Finally,
I
got
a
chance
(uh-la-la-la)
Aku
skak!
(Uh-uh-uh)
I
check!
(Uh-uh-uh)
Karena
napsu,
terkilirlah
jariku
Because
of
excitement,
I
sprained
my
finger
Jadi
penonton
(wa-wa-wa,
wa-wa,
wa-wa-wa)
So
I
became
a
spectator
(wa-wa-wa,
wa-wa,
wa-wa-wa)
Jadi
penonton
(wa-wa-wa,
wa-wa,
wa-wa-wa)
So
I
became
a
spectator
(wa-wa-wa,
wa-wa,
wa-wa-wa)
Akhirnya
aku
memilih
jadi
penonton
(cup-cup-cup,
cup-cup-cup)
Finally,
I
chose
to
be
a
spectator
(cup-cup-cup,
cup-cup-cup)
Ku
pergi
nonton
pertandingan
sepak
bola
(cup-cup-cup,
cup-cup-cup)
I
went
to
watch
a
soccer
match
(cup-cup-cup,
cup-cup-cup)
Ku
duduk
di
kursi
paling
belakang
(uh-la-la-la)
I
sat
in
the
back
row
(uh-la-la-la)
Kulihat
bertengkar
antara
suporter
(uh-la-la-la)
I
saw
a
fight
between
supporters
(uh-la-la-la)
Ku
lari,
polisi
curiga,
ku
diciduknya,
aduh
ampun,
Pak
(heh,
eh!)
I
ran,
the
police
suspected
me,
and
they
arrested
me,
oh
please,
officer
(hey,
hey!)
Ampun
Pak,
ampun
Pak,
bukan
saya,
Pak
Please,
officer,
it
wasn't
me,
officer
Bukan
saya,
Pak,
nggak
salah,
nggak
salah
It
wasn't
me,
officer,
it's
a
mistake,
a
mistake
Kalian
bukannya
mendukung
pertandingan,
malah
mengacaukan
You
guys
aren't
supporting
the
match,
you're
causing
trouble
Kalian
ini
mau
jadi
apa
sih,
sebenarnya?
What
do
you
guys
even
want
to
be,
actually?
Hei,
kamu,
mau
jadi
apa?
Hey,
you,
what
do
you
want
to
be?
Jadi
pilot!
Enak,
bisa
terbang
A
pilot!
It's
fun,
I
can
fly
Jadi
dokter
anak
A
pediatrician
Nah,
kamu
ini
mau
jadi
apa?
Now,
what
do
*you*
want
to
be?
Astronot
Indonesia
An
Indonesian
astronaut
Ini
nih,
satu
lagi
nih,
mau
jadi
apa
kamu?
Here's
another
one,
what
do
you
want
to
be?
Aku
ingin
seperti
Ibu
I
want
to
be
like
my
mother
Jadi
apa?
What
do
you
want
to
be?
Wanita
karir
A
career
woman
Loh,
loh,
loh,
kamu
kan
laki-laki?
Oh,
oh,
oh,
you're
a
man?
Nggak
bisa
laki-laki
menjadi
wanita
karir,
ini
tidak
mungkin
A
man
can't
be
a
career
woman,
that's
impossible
Nggak
pa-pa
dong
(bisa
aja,
bisa
aja)
It's
okay,
though
(it's
possible,
it's
possible)
(Kalau
dia
emang
cita-citanya
jadi
wanita
karir,
terus
gimana?)
(If
that's
really
her
dream
to
be
a
career
woman,
then
what?)
Begini,
dulu
saya
juga
ingin
jadi
wanita
karir
Look,
I
used
to
want
to
be
a
career
woman
too
Tapi
kar'na
saya
laki-laki,
tidak
mungkin
But
since
I'm
a
man,
it's
impossible
(Nggak
mungkin?)
tapi
kan
ini
kalau
menurut
Mbak
Rin
(Impossible?)
but
this
is
according
to
Mbak
Rin
Seandainya
dia
mau
jadi
seorang
wanita
karir
(loh,
tidak
mungkin)
If
he
wants
to
be
a
career
woman
(oh,
impossible)
Itu
sah-sah
saja
(tidak
mungkin)
That's
perfectly
acceptable
(impossible)
Tidak
bisa,
tidak
bisa,
tidak
bisa
laki-laki
menjadi
wanita
karir
No,
no,
no,
a
man
can't
be
a
career
woman
Nggak
bisa,
tidak
mungkin,
tidak
mungkin
No,
impossible,
impossible
(Aaah!)
Tidak
mungkin
(Aah!)
Impossible
Kamu
bisa!
(Ora
iso)
You
can!
(It's
not
possible)
Kata
saya
tidak
mungkin!
(Ora
iso)
I
say
it's
impossible!
(It's
not
possible)
Оцените перевод
Оценивать перевод могут только зарегистрированные пользователи.
Авторы: Herman Josis Mokalu, Fanny
Внимание! Не стесняйтесь оставлять отзывы.